Kuala Lumpur – Putrajaya menggunakan KLIA Transit

klia_transit

Sebenarnya ini cerita udah cukup lama, hampir satu tahun yang lalu pada saat saya ditugaskan ke Malaysia untuk keperluan pekerjaan. Pada saat itu salah satu teman yang di Malaysia mengundang saya di acara ‘kenduri’ di daerah Hulu Langat, Selangor. Acara kenduri itu kalau di Indonesia lebih tepat nya adalah acara tasyakuran, nah kebetulan teman saya ini baru dikaruniakan anak pertama.

Waktu itu saya stay di salah satu hotel di Kelana Jaya – Petaling Jaya cuma karena kita berangkat bareng – bareng, kita putuskan untuk ke Putrajaya dulu untuk jemput teman saya yang tinggal disana. Oh iya sekilas aja barang kali belum tau, Putrajaya itu adalah wilayah persekutuan di Malaysia yang dikhususkan untuk Pusat Pemerintahan (Pentadbiran). Jadi kalau anda punya teman tinggalnya di Putrajaya, biasanya orang tuanya itu kerja sebagai Pegawai Kerajaan (Pegawai Negeri Sipil kalo di Indonesia).

As usual, berangkat dari Hotel menuju Stasiun LRT Kelana Jaya naik bus Go KL seharga 1RM (kalo sekarang kayanya udah naik harganya deh). Sampai di Stasiun LRT Kelana Jaya kita naik LRT sampai ke KL Sentral, saya lupa sih berapa duit waktu itu naik LRT ke KL Sentral, kalo gak salah cuma 1.5 sampai 2 RM deh. Nah dari KL Sentral ke Putrajaya saya naik KLIA Transit, ini dia yang pengen saya ceritain dalam tulisan ini.

KLIA Transit Interior

KLIA Transit Interior

KLIA Transit itu semacam kereta penghubung dari KL Sentral sampai ke KLIA2 Airport, mungkin kalau di Indonesia kereta penghubung ini baru ada di Bandara Kualanamu Medan ya, yang di Cengkareng Soekarno Hatta masih dalam pembangunan. Emang cukup mahal sih kalo dibanding dengan LRT, dari KL Sentral ke Putrajaya tarifnya sekitar 9RM, tapi menurut saya harga segitu masih affordable lah ketimbang naik taksi.

Tidak seperti LRT, KLIA Transit ini memiliki jumlah bangku yang lebih sedikit. Di sisi kanan dan kiri hanya terdapat satu baris bangku yang saling berhadapan. Dan KLIA Transit ini gak begitu ramai seperti kalo kita naik LRT, cuma ada beberapa orang aja yang emang mau pergi ke bandara yang biasanya naik ini. KLIA Transit ini juga berhenti hanya di beberapa tempat saja seperti Bandar Tasik Selatan, Putrajaya & Cyberjaya, Salak Tinggi, KLIA (1), dan mengakhiri perjalanan sampai KLIA2 (selanjutnya rangkaian pulang dipo bukitduri bukan untuk penumpang – #eh hehehe).  

KLIA Transit Ticket

KLIA Transit Ticket

Nah sesampainya di Putrajaya teman saya udah menunggu di stasiun, tapi seandainya anda mau jalan – jalan ke Putrajaya jangan khawatir sebab disana ada bus untuk tour yang disebut Bas Pesiaran. Beberapa tempat yang biasanya ramai di kunjungi di Putrajaya antara lain Masjid Putrajaya (Masjid Pink), Bangunan Perdana Menteri, Masjid Baja, dan lain – lainnya. Pokoknya Putrajaya itu selain bersih juga jauh dari kebisingan, cocok nih buat yang masih jomblo nyari peruntungan disini hehehe.

Bangunan Perdana Menteri Putrajaya

Bangunan Perdana Menteri Putrajaya

Untuk gambar yang terakhir ini diambil pada waktu yang berlainan, karena pada saat itu gak sempet jalan jalan ke bangunan perdana menteri :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>